Kamis, 20 Juni 2013

Tersasar Dua Kali



     Namanya Jamila tapi sering di panggil Mila oleh teman-temannya, ia bersekolah di SMP deket rumahnya. Pada saat itu adalah saat-saat menunggu kelulusan....

Yang namanya perpisahan memang selalu membuat kita merasa sedih. Kadang kita juga suka tidak menerima akan adanya perpisahan ini. Tetapi inilah yang namanya hidup , dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan. Tetapi tidak semua perpisahan berarti kita tidak dapat bertemu dengan orang yang kita sayang kembali. Sama seperti kisahku ini, perpisahan terbesar ku yang membuat aku sangat sedih adalah ketika harus berpisah dengan sahabatku Salsa. Bukan berpisah karena maut yang memisahkan atau pergi ketempat yang jauh yang menyulitkan kita bertemu, tetapi berpisah karena kita harus menempuh pendidikan yang lebih tinggi.
     Saat aku harus berpisah di SMP rasanya sedih sekali berpisah dengan Salsa bahkan bukan dengan Salsa saja aku merasa sedih berpisah tetapi dengan teman-teman yang lain aku juga merasa sangat kehilangan. Tetapi karena teman terdekat ku adalah Salsa jadi aku merasa sangat sedih. Mungkin aku bisa dibilang lebay tetapi inilah kenyataan nya. Aku memang sangat sedih berpisah dengan Salsa karena aku dan dia menghabiskan waktu tiga tahun bersama-sama. Orang tua kami pun sudah mengenal kita satu sama lain. Kita sudah seperti saudara kandung.  Kemana-mana selalu berdua.  Dan aku sadar dengan perpisahan ini kita engga akan bisa ngumpul sesering seperti dulu saat kami masih berada dalam satu sekolah. Karena pasti masing-masing kita sudah disibukkan dengan kegiatan sekolah diSMA yang pasti lebih banyak dari pada diSMP. Tetapi aku percaya aku dan Salsa akan tetap menjadi sepasang sahabat selamanya.
     Mungkin semua kejadian yang aku lakukan bersama Salsa sangat berkesan dan tidak dapat dilupakan. Tetapi menurutku kejadian yang paling berkesan saat aku bersama Salsa adalah ketika aku dan Salsa ingin pergi hangout keMargo City. Inilah ceritanya…..
Hari minggu yang cerah. Aku sedang bersantai menikmati minggu yang sangat kutunggu-tunggu disela kesibukan sekolah yang sangat padat membuat aku sangat jenuh akan sekolah. Tetapi disela kejenuhan itu ada Salsa yang selalu ada membuat suasana menjadi tidak membosankan lagi. Dan itulah sifat Salsa yang sangat aku suka.
Handphone ku berdering-dering pertanda ada telepon masuk. Segera kubangkit menggambil benda munggil itu dimeja rias. Dan ku melihat nama Salsa yang tertera dilayar handphone ku. Segera saja aku menggangkat telepon dari Salsa.
“Assalamualaikum saa, ada apa telepon aku pagi-pagi begini? Kangen ya, hehe” kataku sambil bercanda.
“Wallaikumsallam mill, wah seperinya kamu benar aku kangen kamu hehe. Temani aku yuk keMargo City aku mau membeli kado untuk umi”
“wah, memang ulang tahun umi kapan? Perasaan masih lama.”
“iya, memang ulang tahun umi masih lama. Aku ingin membelikan umi hadiah karena sebentar lagi kan hari  ibu mil. Lupa ya.”
“ooh iyaaya. Hmm, yaudah memang kamu mau membelikan umi apa? Kita kesana mau naik apa sa?”
“aku belum tau mau membelikan umi apa. Naik motor aja yuk, tapi nanti kita jangan lewat jalan raya. Kita lewat stasiun Pondok Cina saja”
“loh? Memang kamu tau jalan lewat stasiun Pondok Cina? Aku tidak tau loh.”
“aku pernah sih lewat jalan stasiun Pondok Cina tetapi sudah lama, aku sudah lupa hehe.”
“ya trus bagaimana?”
“yaudah nanti kita tanya-tanya orang yang lewat saja mil. Bagaimana?”
“hmm, yaudah deh kalau begitu sa. Kita berangkat jam berapa?”
“aku tunggu di stasiun Citayam ya. Jam 10. Oke?”
“oke sa. See you.”
“ok bye”
Segera aku mandi dan bersiap-siap diri.
     Jam sudah menunjukan pukul 09.50 dan aku sudah berada distasiun Citayam menunggu Salsa datang. Lima menit kemudian Salsa datang. Segera saja aku naik kemotornya. Disepanjang perjalanan aku bercanda-canda dengan Salsa, sampai akhirnya aku tersadar aku tidak tahu sudah berada didaerah mana, dan aku belum pernah melewati sebelumnya.
“saaa, kita sedang dimana ya? Coba berenti sebentar” Tanyaku khawatir.
“ooh, iya mil. Kita dimana yaa? Sepertinya tadi aku salah mengambil jalan ditikungan sebelah sana.”
“hmm, tidak ada orang disekitar sini. Kita puter balik aja yuk mil. Aku takut disini sepi sekali.”
“hmm, oke mil.”
Lalu Salsa memutar balikkan motornya kejalan yang sudah kita lewati tadi. Tapi perasaan ku kita tidak melewati jalan ini. Aku dan Salsa sudah kebingunggan dan khawatir. Saat aku dan Salsa sedang berhenti didekat pohon beringin yang besar. Ada bapak tua sedang ber jalan, segera saja aku dan Salsa bertanya dengan bapak tua itu.
“permisi pak, maaf saya mau bertanya.”
“ooh, iya mau bertanya apa ya dik?”
“kita ini sedang ada di daerah mana ya pak?”
“ini ada di belakang stasiun UP dik. Memang adik mau pergi kemana?
“saya sama temen saya ini ingin pergi keMargo City pak. Apakah bapak tau jalan kesana?”
“ooh, adik mau keMargo City. Adik puter balik aja ngikutin tikungan sebelah kiri. Nanti ada gerbang masuk ke UI adik masuk aja, lurus aja mengikuti jalan sampai nanti ada fakultas gizi ada gerbang kecil, nah adik masuk saja kedalam gerbang itu. Gerbang itu menghubungkan UI dengan stasiun Pondok Cina dik. Nah nanti adik lurus aja ngikutin jalan. Tanya saja sama orang yang ada disana. Adik sudah ada diPondok Cina.”
“Hmm, begitu ya pak. Makasi ya pak atas bantuan nya, permisi pak”
“iya dik sama-sama”
Lega sekali perasaan ku saat ternyata tadi kita salah belok saat tikungan itu. Dan ternyata bapak itu benar. Setelah mengikuti semua intruksi dari bapak tadi, akhirnya kita sampai distasiun Pondok Cina dan kita segera menitipkan motor dipenitipan motor disana. Karena jika kita mau keMargo City kita harus menyebrangi Detos.
     Sesampainya diMargo City aku dan Salsa duduk didekat toko sepatu sport. Aku tertawa melihat muka Salsa yang sudah sangat ketakutan karena Salsa adalah tipe orang yang gampang panikan. Dan saat panik itu muka Salsa yang putih akan berubah merah seperti udang rebus dan itu sangat lucu sekali. Salsa langsung saja memukul lengan ku karena dia menyadari dari tadi aku menertawakan wajahnya yang berubah merah itu.
     Kemudian aku dan Salsa menghampiri sebuah took tas. Dan Salsa menemukan sebuah tas yang menurut dia cocok untuk umi dan tak lupa dia menyanyakan pendapatku tentang tas itu. Salsa memang selalu meminta pendapat orang lain tentang apa yang dia lakukan dan apa yang ia kerjakan.
Dan aku juga menemukan sebuah sepatu yang menurutku cocok untuk kuberikan kepada bundaku. Setelah membeli hadiah untuk ibu kita masing-masing. Jam sudah menunjukkan pukul 13.00. Lapar sekali perut ini setelah mencari hadiah untuk umi dan bunda, Kemudian kita makan diSolaria. Sesudah makan aku dan Salsa pulang kerumah. Tetapi saat perjalanan kepenitipan motor  aku bertanya pada Salsa apakah dia masih ingat akan jalan pulang nya. Salsa sangat tau sekali aku sangat pelupa dengan jalan,aku tidak dapat menghafal jalanku jika aku tidak melewatinya setiap hari. Itu lah aku hehe.
     Hari sudah memunjukan pukul 16.30 dan hari terlihat sudah mendung pertanda akan turun hujan. Aku dan Salsa cepat-cepat keluar dari mall. Sesudah kita keluar dari penitipan motor itu, kita melewati gerbang kecil didekat fakultas Gizi. Tetapi karena suasana sudah hujan dan hujan cukup deras Salsa tidak dapat melihat jalan dengan baik. Kemudian kita berenti didekat rumah makan ayam bakar untuk berteduh karena derasnya hujan yang turun.
“saa, sepertinya tadi kita tidak melewati rumah makan ini deh?” Tanyaku pada Salsa.
‘iya nih mil, aku juga sedang berfikir sepertinya tadi kita tidak melewati rumah makan ini. Masa iya kita tersasar dua kali seperti ini mil. Mana hari sudah hujan lagi.”
“yatrus gimana sa? Aku tidak mengerti jalan ini.” Aku melihat raut muka khawatir Salsa. Aku tidak ingin menyalahkan dia karena dia yang menyetir dan menyebabkan kita tersasar dua kali seperti ini.
“aku juga gak tau mil.” Sahut Salsa sedih.
Aku menyesal telah berkata tadi, kemudian aku merayu Salsa agar dia tidak sedih.
“yaudah lah saa. Kita tanya pada orang yang lewat saja.” Ucapku sambil tersenyum. Aku tak suka melihat Salsa sedih.
Waktu sudah menujukan pukul 17.30 sudah satu jam kita menunggu hujan berhenti, dan karena lumayan derasnya hujan tidak ada yang lewat didaerah itu. Rumah makan itu pun tidak ada penggunjungnya. Mungkin sudah tutup. Aku berdoa semoga ada orang yang lewat dan menolong kita. Hari sudah gelap aku dan Salsa sangat ketakutan. Kemudian aku menelpon papahku. Tetapi karena aku tidak tahu sedang berada dimana  papahku pun bingung mau jemput dimana karena tidak tahu keberadaan ku saat ini. Setelah hujan sudah mulai berhenti ketika kita ingin melanjutkan perjalanan pulang, kita bertemu dengan Gilang teman satu kelas kita. Alhamdulillah sekali jalan rumahnya satu arah dengan arah rumah ku dan rumah Salsa. Akhirnya aku mengikuti Gilang dari belakang motornya.
     Aku dan Salsa sangat bersyukur bertemu dengan gilang didaerah itu. Sesudah sampai dirumah segera aku membersihkan diri dan mengganti baju ku yang basah. Sesudah selesai membersihkan diri aku merebahkan tubuhku ketempat tidur. Aku sedang membayangkan kejadian tadi siang. Aku tak habis fikir mengapa aku dan Salsa dapat tersasar dua kali seperti itu. Itu memang kejadian yang tak terduga. Tak berapa lama handphone ku berbunyi dan ku melihat ternyata ada SMS dari Salsa, segera kubuka pesan pendek itu.
Jangan kapok pergi denganku lagi ya kawanJ itulah sms dari Salsa.
     Aku hanya tersenyum-senyum membaca dan membayangkan akan kejadian tadi siang. Akan jadi apa jika tidak ada Gilang tadi. Tak terasa mataku sudah sangat berat sekali. Aku pun terlelap tidur karena kecapean dan keseruan tadi siang. Makasii untuk hari ini ya Salsa. Kejadian yang tak bisa kulupakan. Kau memang sahabatku yang terbaikJ




SETIA




Kau telah mengukir  di dalam hati ku
Kau telah mebuat dunia mu dan dunia ku menyatu
Yang saling melengkapi satu sama lain
Bagaikan mur dan baut yang saling membutuhkan
Bagaikan bulan dan bintang yang menerangi dunia kita
Bahagia dan sedih kita lewatkan bersama
Sedih mu  juga sedih ku
Kebahagian mu juga kebahagian untuk ku  
Mempercayai satu sama lain itu yang kita pegang selama ini
Mencintai dengan tulus hanya untuk mu
Karena mencintaimu adalah sebuah anugerah

Kau telah menciptakan kedamain dengan kasih sayang mu
Kau telah membuat kerinduan yang tak terbatas
Kau telah menciptakan keindahan di hidup ku
Kau yang selalu membuat perbedaan  dalam hidup ku
Kau selalu tersenyum selagi aku marah
Kau membuat ku percaya bahwa hidup itu indah
Kau dengan senang hati memberikan semamgat kepadaku

Tak ada keraguan dalam cinta mu untuk ku
Kata setia selalu kau ucapkan untuk ku
Aku mencintai mu dan kamu mencintai ku
Maka ku persembahkan kesetiaan ku untuk mu
Kini kesetian dan cinta sejati menjadi satu
Di dalam cinta kita.

Senin, 08 April 2013

Perkembangan Sepeda


Perkembangan Sepeda

                Sepeda sekarang menjadi alat transportasi yang murah dan juga sehat. Banyak di seluruh dunia lebih memilih naik sepeda ketimbang naik kendaraan umum, contohnya saja di Negara Jepang orang lebih memilih naik sepeda atau berjalan kaki karena jalanan nya sangat padat untuk di lalui dengan mobil atau bus.  Sekarang sudah banyak bentuk atau ragam dari sepeda yang sudah modern, tapi bagaimana bentuk sepeda pada awal di temukan ? apakah sama dengan sepedah di jaman sekarang?
                Sepeda ditemukan di Perancis pada akhir abab ke-18, yang dinamai velocipede. Bertahun tahun velocipede menjadi salah satu istilah dari rancangan roda dua tersebut, yang pasti rancangan tersebut belum menggunakan besi bahkan modelnya pun sangat “klasik” yang masih menggunakan kayu. (www.engineeringtown.com 2012, di akses pada maret 2013)
                Pada tahun 1818, seorang mahasiswa matematika dan mekanik di Jerman bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn adalah penyempurna dari velocipede yang di kenal dengan nama Draisienne. (www.engineeringtown.com 2012, di akses pada maret 2013). Model nya masih menggunakan kayu, memiliki stang kemudi tapi tidak memiliki pedal kayuh. Untuk menjalakan Draisienne dengan menggunakan kaki, seperti berlari lalu draisienne meluncur lebih efisien dari pada berjalan kaki pada jaman tersebut.
       Pada tahun 1839, di Inggris, Mc Milan yang bekerja pada pandai besi mulai berpikiri untuk menciptakan atau membuat sepeda yang lebih baik dari yang sebelumnya.( www.gowez.blogspot.com , 2011).  Sepeda sebelumnya masih menggunakan kaki untun menggerakannya tapi Mc Milan sudah berani membuat batang penggerak yang menghubungkan anatara roda belakang dengan roda depan dan meletakan pedal kayuh. Jadi tidak perlu berlari lagi untuk menjalankan nya cukup mengkayuh pedal tersebut untuk menjalankannya.  Tentunya sepeda buatan Mc Milan sudah menggunkan besi   tidak lagi menggunakan kayu. Sepeda dengan pedal kayuh itu mendapatkan sambutan yang luar biasa karena dengan pedal kayuh sepeda dapat melaju dengan kencang.
Pada tahun 1865 seorang perancis Pierre Lallement mebuat kendaraan sepeda ini makin sempurna dengan memperkuat roda dengan menambahkan lingkaran besi di sekeliling roda (velg). Lallement juga mebuat model sepeda nya dengan roda depan yang lebih besar dengan roda belakangnya. Dengan model seperti ini mengendarai sepeda lebih ringan dan menyenangkan pagi para pengendara. Tapi sayangnya sepeda dengan roda depan yang besar itu memiliki kekurangan, karena posisi dan pedal yang cukup tinggi. Bagi kaum wanita dan orang-orang yag tidak cukup tinggi mengeluhkan desain sepeda tersebut. Selain itu karena belum ditemukan nya “per”, guncangan dan goyangan dari sepeda itu sering membuat sakit punggung para penggunanya. Maka masyarakat pada jaman itu menjuluki sepeda Lallement BoneShaker (penggoyang tulang). ( www.gowez.blogspot.com , 2011).
Tapi kemajuan sepeda yang pesat dengan perkembangan karet ban dan semakin membaiknya juga perkembangan besi. Pada tahun 1886, John Kemp Starley melalakun terobosan dengan sepeda yang aman untuk dikendarai oleh siapa pun dengan menambahkan rantai dan menyamakan besarnya roda depan dan roda belakang jadi aman bagi kaum wanita.  (www.09034bobby.wordpress.com,2011). Starley juga membuat terobosan dengan membuat teknologi ban sepeda yang berisi angin jadi mengurangi rasa gocangan atau goyangan pada saat melaju. Sepeda Strarley ini juga aman karena pada sepeda ini,kaki pengendara sepeda dapat menyentuh permukaan tanah sehingga lebih memudahkan pengendara sepeda untuk berhenti dan turun dari sepeda.berbeda dengan jenis sepeda sebelumnya.  Hasil karya Starley ini dianggap sangan inovatif dilihat dari desain dan mekanisme penggerak sepeda. Sepeda Rover buatan Starley ini sudah menggunakan roda depan dan belakang yang memiliki ukuran yang sama,berbeda dengan sepeda sepeda sebelumnya yang memiliki ukuran roda depan lebih besar dibanding roda belakang.desain sepeda dengan ukuran ban yang sama ini memudahkan para pengguna sepeda dalam penggunaannya karena lebih stabil dibanding sepeda dengan ukuran ban depan yang lebih besar dibanding ban belakang.selain itu Model safety bike ini sudah dilengkapi dengan berbagai unsur yag dimiliki sepeda modern.
Penemuan berikutnya yang ikut menyumbang teknologi persepedaan, yakni seperti rem, perbandingan gigi yang bisa dipindah-pindah, rantai, setang yang bisa digerakkan, jok sepeda yang lebih empuk dan masih banyak lagi yang membuat sepeda makin nyaman untuk dikendarai. Sejak itu semakin banyak orang menggunakan sepeda sebagai alat transportasi dan mempunyai banyak sekali penggemarnya. Semakin berkembang nya jaman sepeda mengalami banyak sekali perubahan. Selain berkembangnya sepeda produsen mobil dan motor juga berkembang yang mengurangi  rasa cintanya pada sepeda.
                Pada tahun 1960, sepeda kembali diminati sebagai alat rekreasi dan olahraga, di samping funsi alat transportasi. Di California, US hadir sepeda jenis BMX (Bicycle MotorCross). BMX pada jaman itu sangat terkenal sampai mengadakan balap sepeda di tanah yang terinspirasi dari motorcross.  Karena mulai terkenal nya olaharag offroad dengan sepeda banyak produsen-produsen sepeda dunia berlomba-lomba membuat tipe sepeda jenis BMX ini. (www.09034bobby.wordpress.com,2011).
Sepeda gunung adalah sepeda yang digunakan dalam meda yang cukup berat dan turun naik seperti di pegunungan. Pertama kali diperkenalkan di tahun 1970, oleh pemakain sepeda di perbukitan San Fransisco. Sejak saat itu dunia mengenal sepeda gunung. Model sepeda gunung ini sudah sangat modern dan sehingga lebih memudahkan pengendara sepeda gunung  untuk di medan yang berat. 

      Sepeda lipat saat ini menjadi pilihan bersepeda yang mulai digemari oleh masyarakat dikarenakan efisien dan efektif dalam penggunaan dan penyimpanannya. Sepeda Lipat yang biasa disebut dengan seli identik dengan sepeda komuter dalam artian sepeda yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari oleh pengendaranya terutama bagi masyarakat perkotaan. Di samping itu seli juga bisa digunakan sebagai sarana mix commmuting, yaitu mencampurkan kegiatan bersepeda dengan penggunaan transportasi lainnya misalnya kereta api, bis umum, taxi maupun angkutan kota. Perkembangan seli baik dari aspek jumlah maupun kualitasnya saat ini sangatlah tinggi, dengan semakin banyaknya varian, merk dan jenis, maka pengguna sepeda semakin dimanjakan untuk menikmati nikmatnya mengendarai seli. Hal ini berbeda pada periode akhir 2000-an, seli sangat sulit untuk diperoleh, disamping belum adanya distributor yang berani mendatangkan seli ke Indonesia juga dikarenakan imej masyarakat yang memandang seli sebagai sepeda ringkih, mahal dan kekuatanya yang diragukan. Namun seiring dengan gaya hidup masyarakat yang berubah serta dan menginginkan suatu hal yang berbeda, serta adanya keunikan dari aspek estetika, lebih lucu dan teknik mengendarai yang khas, maka pengguna seli semakin bertambah besar.


Jenis-jenis dari seli itu sendiri secara garis besar dibagi dalam dua bagian besar yaitu folding bike (sepeda lipat) itu sendiri dan separate bike (sepeda pisah). Folding bike yaitu seli yang dikenal saat ini dengan teknologi lipatan, sedangkan separate bike adalah sepeda yang terbelah framenya dan dapat dipasang dengan mudah oleh pengendaranya sendiri.

Daftar Pustaka :
Gowes, 2011, SejarahPerkembangan Sepeda Dunia, di akses pada Maret 2013 http://gowez.blogspot.com/2011/03/sejarah-perkembangan-sepeda-dunia.html

Hanya Berbagi, 2011 Sejarah Sepeda dari Sketsa Hingga Fixie http://09034bobby.wordpress.com/2011/11/17/sejarah-sepeda-dari-sketsa-hingga-fixie/

Sepedaku, 2013, Sepeda Portabel, Mudah Di Bawa Kemana Saja di akses pada Maret 2013 http://www.sepedaku.org/category/sepeda-lipat/
Enginering town, 2012, Sejarah Ditemukan nya sepeda, di akses pada maret 2013, http://www.engineeringtown.com/kids/index.php/penemuan/103-sejarah-ditemukannya-sepeda-
Anneahira, Sepeda Lipat : Praktis dan Modern, di akses pada maret 2013. http://www.anneahira.com/sepeda-lipat.htm

Minggu, 04 November 2012

Manusia Sebagai Makhluk Sosial



MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL

Pada dasarnya  kita hidup sebagai manusia dituntut untuk hidup bersosialisasi.Karena manusia pada kodratnya merupakan mahluk sosial,yang dimana tidak dapat hidup sendiri melainkan saling membutuhkan satu sama lain.Sebagai Contoh ,Dalam sebuah tempat kerja atau boleh kita sebut sebagai kantor, Dimana terdapat banyak aspek sosial yang terjadi didalamnya,entah itu hubungan antara atasan dengan bawahan,ataupun teman satu pekerjaan.Di sebuah kantor ini masing-masing individu memiliki bagiannya sendiri dalam mengerjakan pekerjaannya,Dan setiap individu tersebut saling membantu serta saling membutuhkan satu sama lainnya.Sebagaimana seorang atasan atau bos membutuhkan tenaga kerja,atau seorang bawahan untuk dipekerjakan dan membantu mengerjakan pekerjaan-pekerjaan agar dapat menghasilka sesuatu yang benefit bagi keduanya.Begitupula sebaliknya,seorang bawahan membutuhkan pekerjaan sehingga akhirnya bisa mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.Itulah sebagian contoh kecil bagaimana seorang manusia hidup bersosialisasi di dalam atmosfer  dunia pekerjaan.Namun,kehidupan bersosialisasi yang sesungguhnya terdapat dan terbentuk di dalam kehidupan sebuah keluarga yang dimana terdapat ayah,ibu,kakak maupun adik.Pada dasarnya setiap individu pastinya memiliki sebuah keluarga untuk bergantung.Di dalam sebuah keluarga inilah terbentuk karakter dari masing-masing individu.Karena,pada dasarnya hubungan di dalam sebuah keluarga lebih erat dibanding dengan hubungan di sebuah pekerjaan maupun hubungan lainnya.
Manusia sebagai mahluk individu juga sangat erat kaitannya dengan kehidupan bersosialisasi.Karena bagaimanapun manusia sebagai mahluk individu dituntut untuk mencukupi kebutuhannya dan melakukan kegiatan-kegiatannya or doing its personal life (in person/personal life).Namun kembali ke dalam paragraf awal yang dimana menyatakan “manusia saling membutuhkan satu sama lainnya” .Inilah yang mendasari adanya hubungan antara manusia sebagai mahluk individu dengan mahluk sosial,Karena dalam mencukupi kebutuhan hidupnya setiap manusia memerlukan bantuan orang lain.Oleh sebab itu,pada dasarnya “Tidak ada Individu yang dapat hidup sendiri tanpa adanya sebuah sosialisasi dan Tidak ada Individu yang dapat menghidupi dirinya tanpa uluran tangan dari orang lain”.
Manusia adalah mahluk sosial. telah menyadarkan kita bahwa manusia diciptakan untuk hidup bersosial . Oleh karena itu kita tidak dapat hidup sendirian dalam kehidupan kita . Kita membutuhkan teman , saudara bahkan juga masyarakat disekitar kita . Masyarakat disekitar jugalah yang membentuk kebudayaan yang lahir disekitar kita. Bahasa , religi serta hasil kebudayaan lainnya telah diciptakan oleh masyarakat sekitar untuk kehidupan yang lebih baik .

Sadar atau tidak , kebudayaaan diatas itulah yang turut membentuk kepribadian seseorang yang tinggal dan bersosial dengan masyarakat yang membentuk hasil kebudayaan tersebut . Bahasa , religi dan masyarakat tersebutlah yang turut serta membentuk kepribadian seseorang dari ketika dia bersosialisasi dengan masyarakat itu .
Begitu juga dengan kepribadian yang saya miliki . Bahasa , religi maupun masyarakat yang ada disekitar saya telah banyak mempengaruhi kepribadian yang saya miliki . Bahasa yang digunakan sebagian besar masyarakat sekitar saya adalah Bahasa betawi di campur dengan dengan sunda Sehingga kepribadian saya juga menjadi seperti kebanyakan orang yang dianggap sopan dan ramah . Bahasa sehari-hari itulah yang membuat saya merasa menjadi ingin berperilaku seperti orang lain pada umumnya . Dari cara bertutur kata , berperliaku , maupun mengungkapkan perasaan maupun pikiran pun saya terbawa dalam konteks bahasa sehari-hari saya .
Religi yang dianut oleh masyarakat sekitar saya juga ikut berpengaruh dalam kepribadian yang saya miliki . Walaupun saya rasa tidak besar , namun religi yang dianut oleh masyarakat sekitar saya menjadi satu bagian dalam kepribadian yang saya miliki . Religi atau agama yang dianut oleh sebagian besar masyarakat disekitar saya adalah Islam. Tapi tidak semua masyarakat di sekitar saya beragama islam, ada juga yang beragama Kristen., tetapi itu tidak menjadi sebuah konflik dalam kehidupan sosial saya dengan masyarakat sekitar . Kenyataan itu justru menimbulkan rasa saling menghormati antar pemeluk agama dan tidak menjadi pembatas hubungan sosial saya dengan masyarakat sekitar . Hal itu membentuk pribadi saya untuk menghormati orang lain , bertenggang rasa dan berhubungan baik dengan masyarakat walaupun berbeda.
Masyarakat juga membentuk pribadi saya cukup besar . Kelakuan dan adat istiadat dari masyarakat saya itulah yang membentuk pribadi saya yang terbuka dengan orang lain , mudah bergaul dan suka bergotong royong .Semuanya seperti yang ditunjukkan masyarakat kepada saya sehari-harinya . Dari kenyataan-kenyataan itu , dapat saya timbulkan bahwa manusia memiliki kepribadian yang mencontoh masyarakat serta kebudayaan sekitar . Walaupun tidak semuanya menjadi aspek pembentuk kepribadian , namun dirasakan cukup besar pengaruhnya . Dengan demikian terbukti kalau unsur-unsur kebudayaan seperti religi , bahasa dan juga masyarakat telah ikut membentuk kepribadian yang saya miliki .
Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya.
Dapat disimpulkan, bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, karena beberapa alasan, yaitu:
a.         Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
b.         Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain.
c.         Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
d.         Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.


     Telah berabad-abad konsep manusia sebagai makhluk sosial itu ada yang menitikberatkan pada pengaruh masyarakat yang berkuasa kepada individu. Dimana memiliki unsur-unsur keharusan biologis, yang terdiri dari:
1.         Dorongan untuk makan.
2.         Dorongan untuk mempertahankan diri.
3.         Dorongan untuk melangsungkan jenis.

Di dalam kehidupannya, manusia tidak hidup dalam kesendirian. Manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Ini merupakan salah satu kodrat manusia adalah selalu ingin berhubungan dengan manusia lain. Hal ini menunjukkan kondisi yang interdependensi. Di dalam kehidupan manusia selanjutnya, ia selalu hidup sebagai warga suatu kesatuan hidup, warga masyarakat, dan warga negara. Hidup dalam hubungan antaraksi dan interdependensi itu mengandung konsekuensi-konsekuensi sosial baik dalam arti positif maupun negatif. Keadaan positif dan negatif ini adalah perwujudan dari nilai-nilai sekaligus watak manusia bahkan pertentangan yang diakibatkan oleh interaksi antarindividu. Tiap-tiap pribadi harus rela mengorbankan hak-hak pribadi demi kepentingan bersama Dalam rangka ini dikembangkanlah perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Pada zaman modern seperti saat ini manusia memerlukan pakaian yang tidak mungkin dibuat sendiri.

     Tidak hanya terbatas pada segi badaniah saja, manusia juga mempunyai perasaaan emosional yang ingin diungkapkan kepada orang lain dan mendapat tanggapan emosional dari orang lain pula. Manusia memerlukan pengertian, kasih sayang, harga diri pengakuan, dan berbagai rasa emosional lainnya. Tanggapan emosional tersebut hanya dapat diperoleh apabila manusia berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain dalam suatu tatanan kehidupan bermasyarakat.


    Dengan demikian manusia sebagai makhluk sosial berarti bahwa disamping manusia hidup bersama demi memenuhi kebutuhan jasmaniah, manusia juga hidup bersama dalam memenuhi kebutuhan rohani.


 Kesimpulan :
Kesimpulan dari makalah ini adalah hakikat manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat dipungkiri lagi. Manusia membutuhkan orang lain dalam menjalankan kehidupan di dunia ini begitu juga manusia membutuhkan Tuhan untuk memperoleh ketenangan jiwa. Tanpa mempercayai Tuhan manusia tidak akan merasakan ketenangan melainkan kegelisahan dalam hidupnya.